“Brownies Beton” di Laptop Si Unyil Trans 7 (Behind the Scene)

“Brownies Beton” di Laptop Si Unyil Trans 7 (Behind the Scene)

 

Mbak Nunu dan boneka unyilnya

Laptop Si Unyil adalah program reguler Trans 7 yang meliput sesuatu yang kreatif dan inovatif untuk menambah pengetahuan pemirsa. Kali ini, kru mereka mampir untuk meliput “Brownies Beton“, usaha rintisan kami salah satu kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (DIKTI) Universitas Ma Chung. Seminggu sebelum hari liputan, saya dihubungi Mas Andi dan Mbak Nunu untuk dimintai kesediaannya. Satu masalah jelas yang kami hadapi adalah, sekarang bukan musim nangka. Padahal, mereka minta untuk meliput seluruh proses pembuatan mulai dari biji nangka mentah sampai jadi brownies.

Kami betul2 enggak nyangka begitu sulitnya mencari buah nangka saat bukan musim nangka. Pabrik keripik nangka supplier tetap kami  jelas lagi “libur produksi” karena nggak ada bahan baku. Kami keliling semua tempat yang biasanya menjual buah nangka di Malang, ternyata udah nggak ada yang jualan lagi. Semua pasar kami datengin, cuma ada nangka muda (tewel). Saya sampek minta nangka ke perumahan puncak Landungsari yang banyak pohon nangkanya, ternyata semua masih mentah.

Sampai hari H, kami masih belum dapat sebiji beton pun. Padahal kru Trans 7 berniat dateng jam 07.30 pagi. Akhirnya jam 3 pagi saya nekat pergi ke Pasar Kebalen ditemani Bapak, dan hasilnya tetap nihiiilll. Tapi yang bikin terharu, sekitar jam 6 pagi my father and my man (tentunya gak barengan) ternyata masih rela menyebar di seantero Malang, ngubek2 pasar untuk cari buah nangka, meskipun tetap aja gak ketemu. Alhamdulillah, meski agak telat, sekitar jam 11.30 akhirnya kami dapat betooonn T^T Sangat lega bisa dapet seonggok biji nangka yang diminta dari tukang es teler depan Dempo, thanks so much again to my man :’)

Syuting adegan bikin brownies

Kru Trans 7 dateng telat, sekitar jam 9-an. Mereka masih casting anak2 perumahan (karena SD-nya libur), tapi enggak ada yang sreg. Akhirnya menjelang jam 11 mereka pergi sebentar untuk cari talent di luar sekalian Jumatan. Jam 1 mereka balik lagi membawa 3 anak SD. Ketiganya siswa SD Tlogomas, dan ternyata adalah “talent profesional”, udah sering ikut liputan Trans 7 yang di Malang. Pantes aja aktingnya lancar banget dan udah akrab sama kru-nya 😀

Proses syutingnya enggak susah, tapi capek. Mesti di-take beberapa kali. Tapi lucu juga lihat si Unyil beraksi 🙂 Kru Trans 7 yang dateng cuma 3 orang, 1 kameraman, 1 scriptwriter sekaligus yang gerakin boneka Unyil (Mbak Nunu), dan 1 sopir. Dari cerita Mbak Nunu, kayaknya kru Laptop Si Unyil ini sekarang lagi “efisiensi” untuk mengejar target liputan. Jadi kayaknya ada semacam grup2 kecil yang dinamis untuk disebar ke berbagai daerah. Maklum sih, acara ini kan ditayangkan setiap hari jadi harus banyak ‘stok liputan’. Sebelum ke Brownies Beton, mereka ke Trenggalek dan besoknya udah harus ke Surabaya ngejar pesawat ke Jakarta, hectic banget.

Trans 7 Laptop Si Unyil Crew

Mereka tau tentang Brownies Beton ini katanya dari searching di internet. Mereka emang googling untuk cari target liputan selanjutnya. Wah, ternyata kekuatan internet marketing emang dahsyat 😀 Moga2 setelah ini semakin banyak orang yang tahu tentang manfaat biji nangka, membuka mata bahwa ternyata dari sesuatu yang kelihatan nggak berguna, banyak banget manfaatnya 🙂

Foto2 lebih lengkap cekidot:

http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3633947935646.2164828.1482600549&type=1