Jogja-Gunung Kidul “Adventure” Trip

Jogja-Gunung Kidul “Adventure” Trip

Ini sedikit flashback aja sih tentang perjalanan saya dan teman2 kantor ke Jogja sekitar 2 bulan lalu (9-11 Maret 2013). Kami sembilan cewek yang  hobi jalan2 pengin aja gitu melancong ke Jogja, tepatnya ke daerah Gunung Kidul. Yang jelas ini perjalanan ala “backpacker”, karena kita gak ngambil paket tour dari suatu travel agent. Semua objek wisata, akomodasi, dan transportasi udah kita susun sendiri dari awal. Cukup melelahkan memang (terutama sulitnya cari akomodasi karena pas libur kejepit), but really, worth it! 😉

Cewek-cewek kantoran hobi jalan-jalan

Biarpun kalian udah pernah ke Jogja, tapi jarang  yang udah pernah ke Gunung Kidul kan? Daerah ini merupakan Kabupaten di Jogja yang paling miskin dan terbelakang, penduduknya sering kekurangan air, ya pokoknya kasian gitu deh. Padahal daerah gunung kapur ini potensi alamnya besar sekali lho. Well…bisa dibilang inilah surganya wisata alam Jogja! Well, kalau kamu pecinta nature travel, this is your home! Bayangin, dalam sehari aja, kita bisa mengunjungi 3 objek wisata alam berbeda dan semuanya gak ada yang mengecewakan! Simak nih ya:

1. Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun kembar tiga. Tiket masuk cuma Rp 3.000. Kalo mau naik rakit tarif per orang sekali jalan Rp 5.000 (PP jadi Rp 10.000). Bening dan seger banget. Hati2 yah lantai air terjunnya licin, bisa kepeleset. Lebih bagus ke sini pas musim kemarau jadi sungainya enggak keruh kena lumpur.

Naik rakit menuju air terjun. Sayang pas musim ujan, jadi sungainya keruh.

Air Terjun Kembar Tiga

Jernihnya dan segarnya mata air…

Makan siang di pinggir kolam ikan

2. Cave Tubing Kalisuci

Ini yang paling asyik! Wisata susur gua di Indonesia satu2nya emang cuma ada di Gunung Kidul. Yang merintis ekowisata ini dulu adalah si Cahyo Alkantana–tau kan, petualang beken yang jadi host program “TEROKA” di Kompas TV itu loh. Tarifnya murah meriah, cuma Rp 65.000 per orang! (Bandingkan sama rafting yang bisa Rp 150.000-Rp 300.000 per orang).

Get ready before going down! Nine girls in action 😀

Basically di sini kamu di ajak menyusuri sungai dalam gua sambil naik ban (tube). Jadi bayangin aja badanmu telentang di atas ban dan kamu terombang-ambing mengikuti arus sungai, persis kayak kura-kura terbalik! 😀 Pada awalnya mungkin kamu bakalan takut memasuki gua yang gelap dan penuh kelelawar…tapi tenang aja, ada guide nya kok. Mereka yang membawa penerangan dan memberi penjelasan tentang relief2 dalam gua dll, kita tinggal tiduran sambil ngapung2 aja di atas ban =)) Well, di dalam gua gelap pekat sih, ya kayak mati lampu gitu. Mungkin kamu bakal merasa takut terpisah dari rombongan, apalagi kamu kan telentang jadi gak punya kontrol atas banmu. Tapi tenang aja, posisi kita udah dibikin berantai, kaki satu orang terkait pada pundak orang di depannya dan dipegang erat, jadi kita gak bakal terpisah.

Siap2 sebelum masuk gua

Kamu penasaran pengin lihat kelelawar dalam gua? Well, agak mengecewakan sih, soalnya di dalem gua gelap banget jadi kelelawarnya  enggak bisa kelihatan jelas, paling cuma kedengeran suara berisiknya aja (dan hati2 kejatuhan kotorannya :P) Lagian kata guide-nya, kelelawar di dalam gua semakin sedikit karena guanya sering dilewati wisatawan.

“Pating kemampul” di atas ban, kayak kura2 kebalik 😛

Menurutku bagian paling mengasyikkan dari cave tubing ini yaa…sensasi mengapung di atas bannya itu. Pas kita udah keluar gua, kita bisa telentang melihat langit dengan jelas. Feels so relaxing. Damai banget, terombang-ambing mengikuti arus sungai sambil lihat langit yang jernih. Sampe merem-melek gitu hihihi.

Sudah keluar dari mulut gua

POSE BINTANG 😀

Kalau tertarik pengin coba wisata Cave Tubing Kalisuci ini, silakan aja hubungi CP-nya. Namanya Pak Muslam (087 738 794 513). Sebenernya ada banyak gua lain yang bisa buat cave tubing, misalnya Gua Pindul, tapi infonya cari sendiri yah, hehehe. Oiya, kalau mau wisata cave tubing ini harus dilakukan pada saat musim kemarau, karena kalau pas hujan deras berbahaya bisa mengakibatkan kematian. Waspadalah!

3. Pantai Indrayanti

Ini juga asyik! Inilah pantai terkeren yang pernah saya datangi, terutama karena berhasil dapet foto sunset yang keren2! 😀 Memang Gunung Kidul terkenal dengan pantai2nya yang eksotis, yah kayak Malang Selatan gitu deh. Tapi bedanya di sini lebih dijaga kebersihannya dan lebih serius dikembangkan sebagai objek wisata. Di pantai ini juga ada semacam baywatch dan petugas kebersihan pantai lho! Toiletnya juga banyak dan bersih. Jadi ini pantainya betul2 bersih sekali enggak ada sampah, keren kan!

Pantai Indrayanti: laut biru, pasir putih, dan bukit karang

Pantai Indrayanti dilihat dari puncak bukit karang…KEREN!

Deburan ombak dari puncak bukit karang

Waktu yang paling tepat untuk datang ke sini sekitar jam setengah 5 sore. Matahari nya betul2 bagus dan kamu gak perlu menunggu lama untuk berburu sunset. Paling seru kalau kamu naik sampai puncak bukit karang dan menikmati pemandangan dari atas sana…betul2 luar biasa. Bikin kamu menahan napas dan berdecak kagum. Kamu serasa ada di puncak dunia *tsaaahhh* Yang sedikit merusak suasana adalah banyaknya muda-mudi pacaran sembarangan, jadi enggak khusyuk deh menikmati pemandangan alam *aslinya kepingin sih* 😛

Nih yaaaaaaaa…saya mau pamer foto-foto sunset yang keren-keren ini…Duh berasa udah jadi fotografer kalender aja. Tapi serius, pantai ini wajib dikunjungi bagi para pemburu sunset!

Sunset yang kereeeeennnnnnn bangeeetttttttt

Siluet sunset

Sunset yang SANGAT KEREN, Bali gak ada apa2nya!

 

Nah demikian sedikit kilas balik tentang perjalanan ke Jogja. Sebenernya hari kedua kami jalan2 di kota Jogja-nya sih, naik TransJogja, ke Candi Prambanan, Cokelat Monggo, Malioboro, dll. Tapi kayaknya udah biasa gitu, jadi gak perlu diceritain lah ya. Yang jelas, selamat mencoba wisata Gunung Kidul…! 😀