Sepenggal Syukur di Awal Februari

Januari 2015 selesai sudah. Bulan yang super hectic. Padahal Lent Term baru berjalan 3 minggu (sekarang lagi masuk minggu ke-4)! Tapi semester ini emang bagaikan “diuber setan”. Senin – Jumat full kuliah, tugas, kerja kelompok, dan tidur 4 jam sehari di saat deadline menjelang. Apalagi nilai-nilai semester lalu masih kurang memuaskan. Saya merasa nggak berusaha semaksimal mungkin, dan banyak mainnya, banyak ngelamunnya, terus rada2 menyepelekan pelajaran gitu. Mungkin masih masa2 “bulan madu” pindahan ke Inggris ya. Tapi semester ini, di tahun baru ini, saya berniat untuk memperbaiki semuanya dan mencapai hasil maksimal.

Tentang kuliah. Saya suka Lancaster University. Suka sekali 🙂 Biarpun kampus ini baru berusia 50 tahun, tapi sudah bisa menduduki peringkat Top 10 UK, menyaingi universitas2 klasik yang sudah ratusan tahun. Kampus ini bernuansa modern, tapi sangat ramah lingkungan. Bukan, dia bukan kampus model kastil atau bangunan kuno ala Oxford. Lancaster University (LU) adalah dinding-dinding kaca, pintu-pintu otomatis, dan desain bangunan futuristik yang mengagumkan. Istimewanya, kampus ini seperti kota kecil. Ya, lokasinya yang jauh di selatan kota membuat dia harus berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri. LU punya pembangkit listrik sendiri (dengan tenaga kincir angin raksasa), punya hotel dan bank sendiri, hutan dan lahan pertanian sendiri, ya coba bayangkan deh sebesar apa kampusnya. Dan kampus ini indah banget. I mean, serius indah banget. Karena lokasinya di pinggir kota (baca: desa), dia betul2 “kampus hijau” dalam arti sesungguhnya. Padang rumput yang super duper luas, berbatasan dengan lahan pertanian penduduk (dan padang biri2), kolam bebek, kontur jalan yang naik turun seperti bukit, pokoknya keren banget! Betul2 modernitas yang menyatu dengan alam :))

Autumn forest dan padang rumput di kampus LU

 

Saya mengambil jurusan MSc Entrepreneurship, Innovation, and Practice (MSc EIP). Maksudnya karena ingin belajar tentang UKM dalam perspektif global. Prodi ini berada di bawah Lancaster University Management School, fakultas andalan LU yang menduduki peringkat Top 4 UK. MSc EIP sendiri baru berjalan 2 tahun, tapi profesionalitas para dosen dan stafnya patut diacungi jempol. Total ada 12 modul yang saya ambil dalam 1 tahun. Nanti akan saya jelaskan terpisah mengenai apa saja yang saya pelajari di masing2 modul, yang jelas sangat menarik dan memberi perspektif ilmu pengetahuan yang baru tentunya 🙂

Ada 19 siswa yang tergabung dalam MSc EIP, dan karena kelas kecil ini kami semua menjadi sangat akrab. Saya menikmati berada di tengah2 mereka. Kami nggak cuma belajar kelompok, tapi juga sering hangout bareng di kala suntuk oleh tugas. Kita sampai hafal karakter masing2 and in some case, curhat galau sampe tangis2an :’) Nggak jarang satu sama lain bertengkar, apalagi kalau pas tugas kelompok, tapi semuanya selalu bisa kembali damai. Menarik mengamati berbagai macam karakter dari berbagai bangsa: India, Taiwan, Thailand, Rusia, Nigeria, Oman, Pakistan, Jerman, dan Indonesia. Kelas ini adalah salah satu hal terbaik yang saya miliki di Lancaster 🙂

MSc EIP Christmas dinner

Di luar kehidupan kampus, saya mengikuti beberapa klub seperti Green Lancaster, di mana kita menanam pohon dan berkebun twice a week, dan Lancaster ESTA (Ethical Small Traders Association), di mana kita bisa bertemu dan menjalin relasi dengan para pemilik UKM di Lancaster. Kota kecil ini sangat menyenangkan. Saya menyukai suasananya yang damai, penduduknya yang ramah, pemandangan yang memanjakan mata–semuanya. Williamson Park dengan Ashton Memorial-nya yang elegan, Lancaster Castle dan legenda para penyihir Bukit Pendle, sungai Lune yang membelah kota, juga Penny Street tempat belanja satu2nya.

Saya bersyukur tinggal di West Street, dan bertemu sahabat baik dari Ghana sebagai keluarga satu rumah. Saya bersyukur punya keluarga Indonesia di Prospect Street, “ciwi2” heboh yang selalu siap jadi tempat curhat (dan bergosip). Saya bersyukur ada rekan2 PPI Lancaster yang selalu punya acara masak bareng, nari bareng, jalan2 bareng–bikin nggak lupa dengan nuansa Indonesia. Saya bersyukur belajar di kelas MSc EIP, di kampus LU, di kota Lancaster yang saya cintai 🙂

Tiga puluh tiga hari di awal 2015 berjalan dengan memuaskan. Untuk saat ini, saya berharap bulan September tidak datang cepat2 🙂

4 thoughts on “Sepenggal Syukur di Awal Februari

  • February 4, 2015 at 4:04 pm
    Permalink

    Mbak bibah…

    Reply
  • April 5, 2016 at 1:18 pm
    Permalink

    Mbak aku boleh minta kontak buat nanya” ?
    Aku minat masuk LU

    Reply
  • April 10, 2016 at 1:20 pm
    Permalink

    Halo. Salam kenal. Saya kiki. Saya lg nyoba buat mau s2 di lancaster. Mau nanya2 lebih lanjut gmana ya klo berkenan? Terimakasih sbelumnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *