Hari Minggu di Pasar Minggu

Tadi pagi saya bersama dua “gembokers”, Lisa dan Nawang, pergi jalan-jalan ke Pasar Minggu a.k.a Pasar Pagi a.k.a. Wisata Belanja Tugu. Niatnya sih refreshing…tapi yah sekalian cuci mata siapa tau nemu “kunci-kunci” kinclong 😛

Meskipun Pasar Minggu udah jadi “brand” khas Kota Malang, ini baru kedua (atau ketiga ya? Lupa deh) kalinya saya pergi ke sana. Terakhir kali ke sana kalo gak salah waktu masih di bunderan Ijen yang deketnya EF. Waktu masih di Stadion Gajayana kayaknya juga pernah. Nah, sekarang Pasar Minggu udah permanen ada di Jl Semeru setiap hari Minggu.

Tulisan menggelitik di kotak uang Bapak peniup seruling.

Dalemnya Pasar Minggu yah gitu2 aja. Banyak yang jual makanan, aksesoris, baju, mainan, sampe kaset-kaset lawas zaman baheula yang di-testing pake walkman. Rasanya agak aneh ngelihat kaset2 dan walkman di zaman musik digital dan i-Pad udah merajalela gini.

Terus nggak nyangka saya juga nemuin bapak2 peniup seruling ala India yang biasanya “mangkal” di perempatan ITN. Beliau suka niup seruling sambil meletakkan kotak uang bagi yang mau memberi. Tulisan di kotak itu cukup menggelitik. Barangkali dia juga merasa agak jengah dan sungkan sampai terpaksa meminta2, sesuatu yang jarang dimiliki pengemis jaman sekarang yang biasanya gak tau malu kalo minta2, sama maksa2 dan misuh2 kalo gak dikasih :S

Oya, yang beda dari Pasar Minggu, sekarang “wilayah”nya diperluas sampek ke Jl Ijen, soalnya ada yang namanya “Car Free Day”. Katanya sih ini program niru2 Jakarta n Surabaya, tapi pada prakteknya ternyata bagusan yang di Malang *ehem*

Saat “Car Free Day” ini, area jalan Ijen ditutup total, kayak pas ada festival tahunan Malang Tempo Doeloe. Serunya, banyak banget anak2 komunitas yang main di sini. Mulai dari komunitas sepeda fixie, skateboard, breakdance, pecinta anjing, pecinta landak mini, dll.

Waktu mampir ke komunitas anjing (nama komunitasnya “Don Bosch” kalo gak salah), gak sengaja kita nemu anjing Siberian Husky warna coklat muda. Sumpah dari dulu saya naksir banget sama anjing jenis ini! Mukanya itu lho…seksi dan eksotis banget, setengah anjing setengah serigala. Sayangnya anjing yang ini rada endut, trus warnanya bukan abu-abu, jadi kelihatan kurang “macho” kalo dibandingin sama yang suka keliaran di perumahan Tidar pas berangkat ke kampus. Menurut mas yang punya, anjing ini jenis Husky Balto, namanya Marsha (ternyata cewek!), umurnya 3 tahun.

Marsha si Husky

Mukanya sumpah seksi n eksotis banget

Terus ada juga komunitas pecinta landak mini “Hedgehog Ngalam”. Landaknya sumprit imut-imuuutttt bangeeettt. Unyu-unyu gitu mukanya, apalagi yang albino. Kalo “mlungker” kayak segumpal bola berduri, enak banget tuh buat nimpuk orang kayaknya. 😛

Saya sempet dikasih stiker sama masnya. Trus pas googling2, ternyata komunitas ini udah maju beken lho. Gak nyangka ya, padahal kelihatannya cuman ngurusin seuprit landak. Anggotanya di grup fesbuk udah 271 orang, peternakannya ada di Sawojajar dan udah pernah diliput Laptop Si Unyil Trans 7. Wow!

Landak mini albino yang unyu banget

Hedgehog Ngalam, komunitas pecinta landak mini

Gumpalan landak bisa buat nimpuk orang

Seneng rasanya ngelihat banyak komunitas tumbuh di Kota Malang. Kelihatannya kayak nggak penting, tapi sebenarnya bagus lho buat nambah2 pengetahuan dan nambah2 kenalan. Kehadiran Car Free Day ini bagus juga sebagai “ruang publik”, sebagai sarana buat warga kota untuk mengekspresikan dirinya melalui hobi dan komunitasnya. Lumayan kan bisa main sambil ngeksis 😀

13 thoughts on “Hari Minggu di Pasar Minggu

  • January 8, 2012 at 7:56 pm
    Permalink

    mantapppppp, apa nama fbne mas tdi

    Reply
  • January 8, 2012 at 8:18 pm
    Permalink

    bukan fb masnya lis…fb komunitasnya “hedgehog ngalam”

    Reply
  • January 8, 2012 at 9:26 pm
    Permalink

    huakakakak.. .lisa langsung tanya nama mas nya.. bukan nama komunitasnya.. hahahhaa. . mantab mii .. ..

    Reply
    • January 9, 2012 at 11:44 pm
      Permalink

      eeemmm…uuummm…ehhh…ituuu…. *tolah toleh sambil garuk2 kepala*

      Reply
  • January 9, 2012 at 4:34 pm
    Permalink

    trus lupa gitu kalo bloggerngalam punya acara disekitaran area pasar minggu? padahal katanya mo ngikut jelajah kota -,-

    Reply
    • January 9, 2012 at 11:53 pm
      Permalink

      ampun oommm…waktu lewat museum tak tolah toleh kok kayak gak ada gerombolan mencurigakan berkawos pink…jadi ya udah lewat deh hihihi

      Reply
  • January 9, 2012 at 9:22 pm
    Permalink

    iya aku tau yang di sawojajar kan?mas deni kayaknya, ga taw bener ato salah ya. dulu stauku landakminishop namanya, coba dgoogling aja. cmiiw

    Reply
    • January 9, 2012 at 11:55 pm
      Permalink

      iya makasih infonya evie..ada kopdar lho tanggal 11 besok, ikut yok 😉

      Reply
  • Pingback: Car Free Day ala Malang | Horizon of Habibah

  • Pingback: Wisata Sejarah dan Kuliner di Tugu Pahlawan | Horizon of Habibah

  • October 29, 2013 at 10:55 am
    Permalink

    One particular factor to keep in mind is usually to keep the glitter and glitz to a minimum for every day put on. Go to get a casual and easy appear for every day wear, and leave the glitter and glitz for unique occasions or evening put on.

    Reply
  • September 4, 2014 at 2:37 pm
    Permalink

    I read a lot of interesting content here. Probably you spend a
    lot of time writing, i know how to save you a lot of time, there is an online tool that creates unique, google friendly posts in seconds, just type in google – laranitas free content

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *