Random Thoughts

Tentang Cita-cita

Apa cita-citamu? Sampai di sini saya sadar, kuliah di luar negeri bukanlah cita-cita. Ia hanya sekedar alat untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi. Mau apa kamu setelah kuliah? Mau dipakai apa ilmu yang sudah jauh2 dikejar ke seberang benua? Itulah pertanyaan yang jauh lebih penting. Tiba2 saya teringat sebuah cerita, entah di mana saya pernah …

Continue Reading
Life's Diary Random Thoughts

Cerita dalam Kuali

Sejak tinggal di UK, saya jadi (terpaksa) belajar memasak. Bukan apa-apa, harga makanan di warung a.k.a. restoran lokal luarrrrr biasa mahalnya. Zaman masih ngantor di Surabaya, pulang kerja kalau lapar langsung ke warung Padang beli nasi rendang cuma Rp 10,000. Sekarang? Pulang kuliah kalau lapar ya masak dulu, atau minimal menghangatkan masakan yang sudah dimasak …

Continue Reading
Business Management Random Thoughts Works

7 Nostalgic Websites that Bring Back your Teenage Memories

Time flies, so does technology. From the era of Netscape until Chrome, from mIRC until WhatsApp, internet does drastically evolve. Ten years ago we can still find many choices for the same service provided on Internet. However, it’s undeniable that most of Internet service we find now are provided and owned by these two companies: Google …

Continue Reading
Random Thoughts

Tentang Scarlett O’Hara

“Tuhan adalah saksiku, Tuhan adalah saksiku, orang-orang Yankee tidak akan menjatuhkanku. Aku akan mampu hidup melewati ini, dan ketika ini semua berakhir, aku tidak akan pernah kelaparan lagi. Tidak, begitupun keluargaku. Bahkan jika aku harus mencuri atau membunuh sekalipun–Tuhan adalah saksiku, aku tak akan pernah kelaparan lagi!” Demikianlah Scarlett O’Hara mengucapkan sumpah yang kemudian mengubah …

Continue Reading
Career Random Thoughts

Tentang Perempuan di Tempat Kerja

Zaman sudah canggih begini, ternyata masih ada aja lho diskiriminasi gender di tempat kerja. Memang nggak ekstrim2 banget sih, tapi pasti ada saja alasan bos yang lebih memilih untuk merekrut karyawan laki-laki daripada perempuan. Bos-bos yang masih tradisional cenderung memilih pekerja laki-laki karena dianggap “lebih bisa kerja”. Hmm… Nggak bisa disalahkan juga sih, karena somehow …

Continue Reading