Uncategorized

Renungan Ramadhan (4): Tuhan dan Rasa Aman

Manusia adalah makhluk yang penuh ketergantungan. Saat bayi kita tergantung pada orangtua, saat remaja kita tergantung pada teman-teman, saat dewasa kita mungkin tergantung pada pasangan hidup atau rekan kerja. Ada pula yang tergantung pada hartanya, kekuasaannya, atau bahkan ketenarannya. Ibarat tali, kalau ‘tempat bergantung’ itu hilang, maka kita pun akan terburai, terjatuh tidak karuan. Kita …

Continue Reading
Uncategorized

Renungan Ramadhan (3): Panduan Pergaulan dalam Pluralitas

Siraman rohani dari Pak Quraish Shihab dini hari ini benar-benar sukses “menyiram rohani” saya. Temanya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu bagaimana cara bergaul dengan teman-teman yang berbeda keyakinan dan tetap menghargai pluralitas. Al-Quran mengakui dan menghargai pluralitas itu, seperti yang disebutkan dalam ayat berikut:“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang …

Continue Reading
Uncategorized

Renungan Ramadhan (2) : Kristen Koptik di Mesir

Kristen Koptik adalah salah satu ‘jenis’ agama Kristen yang kerap dianut orang Timur Tengah, khususnya Mesir. Sudah dua kali saya mendengar nama agama ini disebut; yang pertama saat membaca novel Ayat-Ayat Cinta (Kristen Koptik adalah agama dari Maria, gadis yang mencintai Fahri si tokoh utama), dan yang kedua saat pendeta Bambang Noorsena berceramah di kampus …

Continue Reading
Uncategorized

Renungan Ramadhan (1): Undangan Tuhan

Mendengarkan ceramah Pak Quraish Shihab sungguh menyejukkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan beliau hadir di Metro TV dalam program “Tafsir Al-Misbah”, menemani sahur pemirsa mulai pukul 03.00 sampai 04.00. Ayah saya sangat suka mendengarkan ceramah beliau, sehingga kami sekeluarga pun saat sahur memilih untuk menonton tayangan tersebut, daripada tayangan lain yang kebanyakan berbau komedi …

Continue Reading
Uncategorized

Renungan Ramadhan

Sekarang saya tahu bahwa hidayah itu bukan didapatkan, tetapi dicari. Kalau kita mau dan serius mencariNya, maka Allah akan menunjukkan jalanNya. Seumur hidup, belum pernah saya rasakan dorongan sekuat ini untuk mencari keberadaan Tuhan. Dorongan itu semakin menguat selama 2 tahun terakhir, ketika saya hidup di lingkungan plural yang menggelitik iman dan pikiran ke-Tuhan-an saya. …

Continue Reading